Posted by : Unknown Selasa, 15 September 2015

Lidah Buaya merupakan sejenis tumbuhan yang telah dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu dan dipakai sebagai obat penyubur rambut, penyembuh luka, dan juga sebagai perawatan kulit. Tumbuhan ini bisa kita ditemukan dengan gampang di lokasi kering di Afrika. Lidah buaya memiliki nama latin Aloe Vera atau Aloe barbadensis Milleer.


Lidah Buaya – Ciri-ciri, Manfaat dan Klasifikasi Lidah Buaya
Klasifikasi Ilmiah
Kingdom:
Plantae
Clade:
Angiosperms
Clade:
Monocots
Order:
Asparagales
Family:
Xanthorrhoeaceae
Subfamily:
Asphodeloideae
Genus:
Aloe
Species:
A. vera
Binomial name
Aloe vera
(L.Burm.f.

Bersamaan dengan perkembangan dari ilmu dan pengetahuan dan tehnologi, pemakaian tanaman lidah buaya berkembang dan digunakan untuk bahan baku industri farmasi dan kosmetika, dan juga untuk bahan makanan dan minuman kesehatan.
Umumnya, lidah buaya adalah satu dari 10 type tanaman terlaris didunia yang memiliki potensi untuk bisa dikembangkan sebagai tanaman obat dan juga bahan baku industri.
Ciri-ciri dan Karakteristik Lidah Buaya
Liday Buaya Ciri-cirinya biasa hidup di tempat yang memiliki suhu panas atau baiasa di tanam di dalam pot ataupun di pekarang rumah untuk dijadikan tanaman hias. Daunnya agak runcing berupa taji, tidak tipis, getas, pinggirnya bergerigi/ berduri kecil, permukaannya berbintik-bintik, panjangnya mencapai 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bunga bertangkai yang panjangnya mencapai 60-90 cm, bunga berwarna kuning kemerahan ( jingga ), Banyak di Afrika sisi Utara, Hindia Barat.

a. Batang Tanaman Aloe Vera berbatang pendek. Batangnya tak terlihat di karenakan tertutup oleh daun-daun yang rapat dan beberapa terbenam dlm tanah. Melewati batang ini dapat nampak tunas-tunas yang setelah itu jadikan anakan. Aloe Vera yang bertangkai panjang juga nampak dari batang melewati celah-celah atau ketiak daun. Batang Aloe Vera juga bisa disetek utk perbanyakan tanaman. Peremajaan tanaman ini dikerjakan memangkas habis daun dan batangnya, lantas dari sisa tunggul batang ini dapat nampak tunas-tunas baru atau anakan.


b. Daun Daun tanaman Aloe Vera berupa pita dengan helaian yang memanjang. Daunnya berdaging tidak tipis, tak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifaat sukulen ( banyak memiliki kandungan air ) dan banyak memiliki kandungan getah atau lendir ( gel ) sbg bahan baku obat. Tanaman lidah buaya tahan pada kekeringan di karenakan didalam daun banyak tersimpan cadangan air yang bisa digunakan pada saat kekurangan air. Wujud daunnya mirip pedang dengan ujungnya meruncing, permukaan daunnya dilapisi oleh lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun bisa meraih 50 – 75 cm, dengan berat 0, 5 kg – 1 kg, daun melingkar rapat di sekitar batang bersaf-saf.



c. Bunga Bunga Aloe Vera berwarna kuning atau kemerahan berbentuk pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga memiliki ukuran kecil, tersusun dalam rencanaian berupa tandan, dan panjangnya dapat meraih 1 mtr.. Bunga umumnya nampak apabila ditanam di pegunungan. d. Akar Akar tanaman Aloe Vera berbentuk akar serabut yang pendek dan ada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar pada 50 – 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menginginkan tanah yang subur dan gembur dibagian atasnya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Tanaman Obat - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -